RSS

Kompetensi Seorang Lulusan TI

13 Mar


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Banyak pekerjaan yang di nantikan oleh lulusan TI. Pengelompokan jenis pekerjaan bergantung kepada acuan yang digunakan. Akan tetapi ada hal yang sama. Salah satu cara untuk melihat lapangan pekerjaan di bidang TI adalah dengan menanyakan kepada industri TI atau mengambil data-data dari lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

Berikut ini adalah beberapa kategori lowongan pekerjaan untuk lulusan TI dan ompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan TI di bidang pekerjaan berikut :

Network Designer

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Mendesain jaringan sesuai dengan kebutuhan perusahaan
  • Mengawasi dan mengembangkan jaringan skala besar
  • Menganalisa jaringan apabila terjadi kerusakan

Network Administrator

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Menghubungkan perangkat keras
  • Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network
  • Administer perangkat network
  • Memahami Routing
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
  • Mengelola network security
  • Monitor dan administer network security

Database Administrator

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Monitor dan administer sebuah database

Technician

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Menghubungkan perangkat keras.
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows
  • Melakukan instalasi Linux
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
  • Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, IRC.
  • Pasang dan konfigurasi mail server, ftp server, web server

Chip-Designer

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Mendesain chip contohnya microkontroler agar lebih mudah digunakan
  • Merancang dan Memogram chip agar memory dapat dimaksimalkan
  • Membuat Chip yang bisa kompatibel untuk semua perangkat keras
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Maret 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: